Holistic Management of a 67-Year-Old Patient with Diabetic Foot Ulcers: A Case Report

Authors

  • Nimas Shifa Azzahra Lampung University
  • Aila Karyus Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.53089/medula.v16i4.1948

Keywords:

Diabetic foot ulcers (DFU), holistic management, type 2 diabetes mellitus

Abstract

Ulkus kaki diabetikum merupakan komplikasi kronik serius dari diabetes mellitus yang memiliki prevalensi tinggi secara global, termasuk di Indonesia dan khususnya di Bandar Lampung. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup serta meningkatkan risiko infeksi, amputasi, dan mortalitas apabila tidak ditangani secara optimal. Studi ini membahas kasus wanita usia 67 tahun dengan ulkus kaki diabetikum yang dikelola melalui pendekatan komprehensif berdasarkan Evidence-Based Medicine (EBM) untuk meningkatkan proses penyembuhan dan mencegah terjadinya komplikasi. Studi ini disusun dalam bentuk laporan kasus, dengan pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara medis (anamnesis), pemeriksaan fisik, serta kunjungan rumah. Sumber data sekunder diperoleh dari catatan rekam medis pasien di puskesmas. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan diagnosis holistik secara kuantitatif dan kualitatif, mencakup tahap awal, proses pelaksanaan, hingga hasil akhir studi. Pasien Ny.H, 67 tahun, mengeluhkan luka yang tidak kunjung sembuh sejak tiga bulan lalu. Keluhan tambahan berupa sering lapar, sering haus, sering buang air kecil. Memiliki riwayat diabetes melitus sejak empat tahun lalu. Pada studi ini telah dilakukan diagnosis dan tatalaksana sesuai dengan pedoman dan literatur terkini meliputi pengendalian glikemik, perawatan luka, edukasi kesehatan, serta pemantauan berkala. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terkait diabates melitus disertai perubahan perilaku dalam menjalankan pengobatan dan perawatan luka. Pendekatan komprehensif yang diterapkan berdasarkan bukti ilmiah terkini berperan dalam meningkatkan pemahaman pasien serta mendukung keberhasilan penatalaksaan ulkus kaki diabetikum.

References

Nipa Y, Rifatunnisa, Paschalia YPM. Asuhan keperawatan ulkus diabetes melitus: laporan kasus. Kelimutu Nurs J. 2023;2(2).

Haile KE, Asgedom YS, Azeze GA, Amsalu AA, Gebrekidan AY, Kassie GA, dkk. Prevalence and associated factors of foot ulcer among diabetic patients in sub-Saharan Africa: a systematic review and meta-analysis. Diabetes Res Clin Pract. 2025;220:111975.

Schaper NC, van Netten JJ, Apelqvist J, Bus SA, Fitridge R, Game F, dkk. Practical guidelines on the prevention and management of diabetes-related foot disease (IWGDF 2023 update). Diabetes Metab Res Rev. 2023;40(3):e3657.

Fadlim NT, Kurniasari S, Andora N. Hubungan derajat ulkus kaki diabetikum terhadap citra tubuh pada pasien diabetes melitus di PKM Bandar Sribhawono Lampung Timur 2024. Innov J Soc Sci Res. 2024;4(5):5047-5053.

Kamila S. Hubungan kadar HbA1c dengan derajat ulkus diabetik menurut klasifikasi Meggitt Wagner di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung periode Januari–Juli 2022 [skripsi]. Bandar Lampung: Universitas Lampung; 2023.

Oktavia B. Analisis penyembuhan luka ulkus kaki diabetikum dengan perawatan moist wound healing menggunakan madu di RS Urip Sumoharjo Provinsi Lampung tahun 2024 [tesis]. Tanjungkarang: Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang; 2024.

Khomsah IY, Nurani RD. Manajemen ulkus kaki diabetikum terhadap family care giver pasien diabetes melitus di wilayah Tanjung Raya Bandar Lampung. Kolaborasi J Pengabdi Masy. 2025;5(1):9-16.

Adventus MRL, Jaya IMM, Mahendra D. Buku ajar promosi kesehatan. Jakarta: Universitas Kristen Indonesia; 2019.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia 2021. Jakarta: PB PERKENI; 2021.

Roza RL, Afriant R, Edward Z. Faktor risiko terjadinya ulkus kaki diabetikum pada pasien diabetes melitus yang dirawat jalan dan inap di RSUP Dr. M. Djamil dan RSI Ibnu Sina Padang. J Kesehat Andalas. 2015;4(1):243-248.

Primadani AF, Safitri DNP. Proses penyembuhan luka kaki diabetik dengan perawatan luka metode moist wound healing. J Unimus. 2021;2(1):9-16.

Corcoran C, Jacobs TF. Metformin. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 [disitasi tanggal 8 Juni 2026]. Tersedia dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482057/

Riwu M, Subarnas A, Lestari K. Korelasi faktor usia, cara minum, dan dosis obat metformin terhadap risiko efek samping pada penderita diabetes melitus tipe 2. J Farm Klin. 2015;4(3):151-161.

Hutagulung MB, Eljatin DS, Awalita, Sarie VP, Sianturi GDAS, Santika GF, dkk. Diabetic foot infection: diagnosis dan tatalaksana. CDK. 2019;46(6):414-418.

Sari N, Nawangsari H, Yosdimyati L. Pengaruh senam kaki terhadap neuropati perifer pada 16 penderita DM tipe 2 di desa Kaliwungu kecamatan Jombang kabupaten Jombang. CDK. 2019;46(6 Suppl 277):1-10.

Al-Dwaikat TN, Chlebowy DO, Hall LA, Crawford TN, Yankeelov PA. Self-management as a mediator of the relationship between social support dimensions and health outcomes of African American adults with type 2 diabetes. West J Nurs Res. 2020;42(7):485-494.

Lee J, Kim KJ, Park YS, Lee YH, Park KH, Jung HW, dkk. Comprehensive approaches to diabetes in the elderly: adapting to evolving trends. Korean J Intern Med. 2025;40(6):1017-1028.

Lavery LA, Suludere MA, Attinger CE, Malone M, Kang GE, Crisologo PA, dkk. WHS (Wound Healing Society) guidelines update: diabetic foot ulcer treatment guidelines. Wound Repair Regen. 2024;32(1):34-46.

Sari CWM, Haroen H, Juniarti N, Amalia L, Pardosi JF. A systematic review of continuity of care strategies for enhancing diabetes self-management in older adults in Asian countries. J Multidiscip Healthc. 2025;18:5441-5459.

Shi S, Yang P, Liu X., Li Y., Yang C. Evidence mapping of clinical practice guideline recommendations for self-management strategies of diabetic foot ulcers. Adv Wound Care (New Rochelle). 2026;15(5):310-324.

Published

2026-06-19

How to Cite

Azzahra, N. S., & Karyus, A. . (2026). Holistic Management of a 67-Year-Old Patient with Diabetic Foot Ulcers: A Case Report. Medical Profession Journal of Lampung, 16(4), 123-131. https://doi.org/10.53089/medula.v16i4.1948

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)